- Revaluasi adalah kebijaksanaan yang dikeluarkan oleh
pemerintah untuk meningkatkan nilai mata uang di dalam negeri terhadap mata
uang asing.
- Devaluasi adalah kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah
untuk menurunkan nilai mata uang di ldalam negeri terhadap mata uang asing.
Tujuannya adalah untuk meningkatkan njumlah ekspor keluar negeri dan mengurangi
jumlah impor serta menambah devisa negara.
- Embargo adalah upaya untuk meniadakan barang-barang negara
lain dengan melarang perusahaan dalam negeri untuk mengadakan transaksi dengan
organisasi-organisasi dagang negara yang dikenakan embargo. Embargo dapat
membatasi impor, atau ekspor, atau keduanya.
- Kuota impor adalah batas yang ditetapkan oleh pemerintah
mengenai kuantitas komoditi asing yang masuk ke negeri itu selama periode
tertentu.
- Hedging adalah tindakan yang dilakukan untuk mengurangi atau
bahkan menghilangkan resiko yang terkait dari langkah tertentu yang diambil
seseorang. Dalam pasar uang atau dunia keuangan, hal ini banyak dilakukan untuk
mengurangi potensi kerugian yang mungkin timbul dari resiko investasi yang dilakukan.
Sumber:
"Laju Pertumbuhan Penduduk Lebih Besar dari Laju Pertumbuhan Ekonomi"
Faktor utama penyebab laju pertumbuhan penduduk meningkat
itu karena peningkatan angka kelahiran, penurunan angka kematian dan
sebagainya. Laju pertumbuhan penduduk yang terus meningkat setiap tahunnya
menyebabkan permasalahan ekonomi yang muncul di negara kita, antara lain:
· -
Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan
ekonomi suatu negara merupakan salah satu indikasi yang dapat digunakan untuk
mengukur keberhasilan pembangunan negara tersebut.
· -
Kemiskinan
Masyarakat
mengalami penurunan daya beli barang-barang kebutuhan pokok secara umum.
Akibatnya, masyarakat tidak dapat hidup secara layak sehingga taraf hidupnya
menurun.
· -
Pengangguran
Pengangguran
disebabkan jumlah angkatan kerja (penduduk) yang tidak seimbang dengan jumlah lapangan
kerja/kesempatan kerja.
·
- Kesenjangan Sosial
kelompok
masyarakat yang memiliki penghasilan rendah tidak mampu memenuhi kebutuhan
hidupnya meskipun kebutuhan yang paling dasar.
Apabila pertumbuhan penduduk terus bertambah, sementara laju
pertumbuhan ekonomi berjalan lamban, maka negara tersebut akan semakin
bertambah miskin dan akan mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat. Untuk itu
diperlukan upaya dan langkah konkret guna menghindari terjadinya ledakan
penduduk di masa yang akan datang.
Sumber:
Pengertian Kemiskinan Absolut dan Kemiskinan Relatif
Kemiskinan absolut merupakan tingkat pendapatan minimum yang
cukup untuk memenuhi Kebutuhan Fisik Minimum (KFM) terhadap makanan, pakaian
dan perumahan untuk menjamin kelangsungan hidup.
Sedangkan Kemiskinan Relatif adalah suatu tingkat kemiskinan
dalam hubungannya dengan suatu rasio Garis Kemiskinan Absolut atau proporsi
distribusi pendapatan (kesejahteraan) yang timpang (tidak merata).
Contoh:
1.Bila anda seorang pegawai denganpendapatan 3 juta
perbulan,misalnya suatu hari anda mengetahui rekan anda yang selevel dengan
anda memiliki pendapatan yang nilainya 5x lipat dari anda,seketika anda merasa
marah. Pada kondisi tersebut anda mengalami kemiskinan relative
2. Dengan penghasilan yang anda miliki
tersebut,suatu ketika anda menghadiri acara pernikahan, melihat orang membawa
mobil tinggi,tiba-tiba anda merasa betapa pendapatan anda tersebut tidak ada artinya.
Pada konsidi tersebut anda mengalami kemiskinan relative.
Sumber: