Senin, 13 Januari 2014

Just Read...


Entah kenapa zaman-zaman sekarang dari mulai anak kecil hingga dewasa semuanya demam sama yang namanya Gadget. So secara ga langsung Indonesia sudah dijajah oleh teknologi yang menjadikan kebanyakan penerus bangsanya lebih sering memegang Gadget ketimbang buku-buku pelajaran.
Yaa orang tua bertanggung jawab penuh terhadap kasus ini, karena terkadang orang tua juga malah memberikan fasilitas tersebut kepada anaknya yang bisa dibilang masih dibawah umur. Akibatnya anak-anak zaman sekarang SD pun sudah memiliki yang namanya tab Android dengan banyak fitur-fitur dan aplikasi yang ada di dalamnya.
Mungkin untuk sebagian besar anak kecil, tab lebih sering digunakan untuk bermain games, dan pengaruh yang cukup besar dari permainan games ini adalah menjadikan mereka malas dalam belajar. Kecanduan games juga bisa merusak mental anak-anak yang seharusnya mereka sedang rajin-rajinnya dalam mengasah otak di masa pertumbuhannya.
Itu kasus untuk anak yang bisa dibilang masih dibawah umur guys. Oke kita naik satu peringkat ke jenjang Remaja.
Remaja adalah masa pertumbuhan dengan fikiran yang dapat dengan mudah bisa berubah-ubah alias Labil. Mereka akan sering mengganti Gadget mereka dengan teknologi-teknologi baru yang muncul dan ditawarkan oleh produsen.
Nah tapi yang menjadi permasalahannya, kalo tadi anak dibawah umur memiliki kasus sering bermain games di Gadget, untuk kawula remaja Gadget digunakan sebagai sarana Chatting dengan berbagai Social Media misalnya Path, Instagram, Line, Kakao Talk, We Chat, BBM, Skype, Yahoo Massanger, dan masih banyak yang lainnya. Apalagi aplikasi Android sekarang sudah bisa mendownload aplikasi BBM, so kita tidak perlu harus memiliki Hp BB untuk bisa BBMan dengan teman-teman ataupun pacar kalian.
Kegiatan Chatting ini bisa menjadi kasus untuk para remaja masa kini apalagi karena BBM. Mereka lebih sering galau karena BBM ketimbang nilai ujian mereka jelek dan ancur kaya hati gue hahaha.
Do you know guys, mereka lebih sering galau di BBM Cuma gara-gara BBM dari doi itu Just Read alias ceklis diatasnya ada simbol “R”. Itu adalah tindakan sadis yang diberikan kepada manusia labil seperti remaja yang mengakibatkan mereka lebih sering mengupdate perasaanya lewat Personal Massage (PM) ataupun di Twitter dan Facebook. Misalnya saja “BBM just Read, maunya apa sih?” atau marah-marah ga jelas. Padahal kan sebelum mengupdate status itu pasti ada bacaan “Apa yang Anda fikirkan” bukan “Apa yang Anda rasakan?”. Sepertinya ada yang konslet di fikiran para remaja zaman sekarang.. yaa biasa lah masa-masa ababil ya seperti itu. Sampai lupa akan prestasi belajar di sekolahnya, padahal orang tuanya telah membayar mahal-mahal akan sekolah mereka.
Oke kita naik satu peringkat lagi ke jenjang Dewasa guys..
Kalau tadi kasus anak dibawah umur menjadikan Gadget sebagai arena Games dan kasus untuk manusia ababil alias remaja menjadikan Gadget sebagai arena Chatting. Nah untuk kasus dewasa yang satu ini Gadget ternyata dijadikan sebagai sarana Tipu Daya Wajah.
Untuk orang-orang dewasa itu wajib memiliki wajah yang menarik yang akan dia upload fhotonya untuk dijadikan Display Picture di BBM atau Avatar di Twitter atau Photo Profil di Facebook. Dengan kata lain mereka melakukan hal seperti itu adalah untuk memikat lawan jenis mereka agar mereka cepet-cepet nikah, lalu melakukan malam pertama dan akhirnya hamil, lalu punya anak 5, lalu anaknya sudah besar-besar dan akhirnya orang tuanya meninggal inalillahi.
Dengan aplikasi yang ditawarkan Android atau iPhone kepada konsumen untuk merubah rupa wajah kita yang tadinya pas-pasan bahkan dibawah garis kemiskinan bisa terlihat seperti para Selebriti Hollywood bahkan lebih. Waw Amazing bukan haha
Aplikasinya bisa berupa Camera 360 yang banyak sekali digunakan dalam setiap moment, atau Beauty Plus yang bisa membuat wajah kita lucu seperti Barbie bahkan lebih, atau bisa juga dengan aplikasi-aplikasi lainnya yang ada di Android maupun iPhone.
Oleh sebab itu kenapa sekarang kita jarang menemukan wajah yang ancur di semua Social Media haha, karena wajah orang-orang dewasa ini telah mengalami manipulasi wajah dengan menggunnakan aplikasi. Mungkin kasus ini bisa banyak terjadi karena mereka inigin cepat menemukan jodoh mereka untuk pasangan hidup mereka. Padahal Afgan telah memberikan pendapat bahwa “Jodoh Pasti Bertemu.”.
Oke that’s enough for me. Thanks for reading J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar