Rabu, 07 Mei 2014

Tugas 4 - Perekonomian Indonesia

"Tindakan Bank Indonesia sebagai Pelaksana Kebijakan Moneter jika Peredaran Uang di Indonesia Dapat Memicu Timbulnya Inflasi."


Menurut saya Bank Indonesia merupakan Bank Sentral yang memiliki peranan untuk menjaga stabilitas moneter dengan tujuan untuk menstabilkan nilai rupiah. Bank sentral memainkan peranan penting dalam mengendalikan inflasi.  Sejak tahun 2005 Bank Indonesia menerapkan kerangka kebijakan moneter dengan inflasi sebagai sasaran utama kebijakan moneter (Inflation Targeting Framework) dengan menganut sistem nilai tukar yang mengambang (free floating). Bank sentral umumnya mengandalkan jumlah uang beredar dan/atau tingkat suku bunga sebagai instrumen dalam mengendalikan harga. Selain itu, bank sentral juga berkewajiban mengendalikan tingkat nilai tukar mata uang domestik. Hal ini disebabkan karena nilai sebuah mata uang dapat bersifat internal (dicerminkan oleh tingkat inflasi) maupun eksternal (kurs).
Sumber:


"Alasan Inflasi Terjadi Karena Naiknya Biaya Produksi Kiurang diharapkan dalam Perekonomian Indonesia."

Naiknya biaya produksi dapat terjadi karena tidak efisiennya perusahaan,nilai kurs mata uang negara yang bersangkutan jatuh / menurun, kenaikan harga bahan baku industri, adanya tuntutan kenaikan upah dari serikat buruh yang kuat dan sebagainya. Dan di satu sisi ada masyarakat yang kelebihan uang memborong barang, sementara yang kekurangan uang tidak bisa membeli barang, akibatnya negara rentan terhadap segala macam kekacauan yang ditimbulkannya. Kemudian juga jadi lebih banyak yang mengambil tabungan mereka (jika punya) terus menerus demi memenuhi kebutuhan atau membeli barang-barang produksi yang harganya mahal.
Sumber:


"4 Faktor Utama yang Menyebabkan Timbulnya Perdagangan Internasional."
4 faktor utama yang menyebabkan timbulnya perdagangan internasional, antara lain :

  1. Perbedaan sumber daya alam yang dimiliki : Sumber daya alam yang dimiliki masing-masing negara berbeda. Jarang sekali suatu negara dapat memenuhi seluruh kebutuhannya dengan sumber daya alam yang dimilikinya. Oleh karena itu masing-masing negara harus melakukan pertukaran.
  2. Efisiensi (penghematan biaya produksi) : dengan adanya perdagangan internasional suatu negara dapat memasarkan hasil produksinya pada banyak negara. Negara tersebut berproduksi dalam jumlah besar sehingga dapat menurunkan biaya produksi. Barang yang diproduksi dalam jumlah besar akan lebih murah daripada barang yang diproduksi dalam jumlah kecil.
  3. Tingkat teknologi yang digunakan : Beberapa negara yang telah menggunakan teknologi lebih modern dapat memproduksi barang dengan harga lebih murah daripada yang menggunakan teknologi sederhana. Sebagai conto indonesia mengimpor mobil dari jepang karena jepang telah maju dalam teknologi pembuatan mobil
  4. Selera : Indonesia mengimpor buah apel dari Amerika Serikat padahalbuah apel dapat dihasilkan di dalam negeri. Buah apel dari Amerika Serikat menurut sebagian orang lebih mengundang selera dibandingkan buah apel lokal.
Sumber :
 



 
 


Senin, 28 April 2014

Tugas 3_ Perekonomian Indonesia

Pengertian Tabungan Pemerintah

Tabungan pemerintah merupakan selisih antara realisasi penerimaan dengan pengeluaran pemerintah. Untuk meningkatkan tabungan pemerintah maka sebagai salah satu usahanya adalah membuat kebijakan untuk mempercepat proses pembangunan. Tujuan ini hanya dapat di capai apabila tingkat pertambahan pendapatan pemerintah berkembang lebih cepat dari tingkat pengeluaran rutin pemerintah. Tabungan pemerintah juga bisa diartikan sebagai kelebihan pendapatan pemerintah dari pajak dan sumber-sumber lainnya, setelah pendapatan itu digunakan untuk pengeluaran rutin.  Pendapatan pemerintah terutama diperoleh dari pemungutan berbagai pajak. Jenis pajak yang dipungut pemerintah dibedakan dalam dua golongan, yaitu pajak langsung (derect taxes) dan pajak tidak langsung (indirect taxes).


“Dalam Penilaian Sehat atau Tidaknya BUMN Cenderung Bersifat Akuntansi”
Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Akuntansi juga mempunyai arti lain yaitu pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah.Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. Salah satu bentuk penerapan teknik akuntansi sektor publik adalah di organisasi BUMN. Akuntansi dibutuhkan dalam pembuatan laporan rugi/laba dan aliran kas pada BUMN. Sehingga penilaian sehat atau tidaknya BUMN cenderung bersifat dari akuntansinya.


Siapa yang Mempunyai Wewenang untuk Menilai BUMN.?  Sebutkan dan Jelaskan!

BUMN merupakan suatu instansi pemerintah yang dimiliki oleh negara oleh karena itu pemerintah berwenang menetapkan kebijakan yang berkaitan dengan kegiatan usaha. Kekuasaan penuh dalam menjalankan kegiatan usaha berada di tangan pemerintah. Semua risiko yang terjadi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pemerintah. Pemerintah juga berhak melakukan pengawasan. Pengawasan yang dilakukan baik secara hirarki maupun secara fungsional. Pemerintah juga memiliki Akuntan Negara yaitu akuntan yang bekerja pada pemerintah dalam rangka pemeriksaan keuangan pada badan-badan atau lembaga-lembaga pemerintah dan perusahaan negara.

Apakah Benar inflasi Selalu Merugikan?
Inflasi tidak selamanya benar bersifat selalu merugi. Inflasi juga dapat membawa dampak positif bagi kita jika dilihat dari posisi yang lain. Misalnya saja Inflasi dapat dijadikan sebagai indikator untuk penentuan kebijakan penetapan harga beberapa komoditas tertentu, seperti : harga beras, BBM, listrik dan sebagainya. Inflasi juga dapat dijadikan sebagai bahan penentuan kebijakan dalam mengatur kelancaran arus distribusi barang, apabila diketahui bahwa salah satu penyebab kenaikan harga terjadi karena terganggunya kelancaran distribusi barang dan juga dapat digunakan untuk bahan penentuan kebijakan impor (misal substitusi impor) dan masih banyak lagi yang lainnya. Oleh sebab itu sangatlah wajar jika pemerintahan sebuah negara selalu berusaha mengontrol keseimbangan laju inflasi maupun deflasi. Karena inflasi yang berlebihan maupun deflasi bisa berdampak buruk bagi kondisi perekonomian suatu negara, bahkan mungkin juga terhadap negara-negara lain yang terkait dengannya. Jadi dapat disimpulkan ternyata inflasi tidak selalu buruk atau merugikan.

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Badan_Usaha_Milik_Negara
http://www.rakyatmerdeka.co.id/news/2010/05/03/92591/Kerja-BUMN-Tak-Cukup-Dinilai-Hanya-1-Menteri
http://lailyardiyani.blogspot.com/2011/02/pengeluaran-konsumsi-pemerintah-dan.html