Sabtu, 06 Desember 2014

Mekar Sari Lada-Lada Lampung


Jenis dan Bentuk Koperasi
Menurut teori klasik jenis dan bentuk koperasi dibagi menjadi 3 macam, yaitu:
  • Koperasi Pemakaian
  • Koperasi Penghasil atau Koperasi Produksi
  • Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi Mekar Sari memiliki kepentingan yang sama dalam pemanfaatan sumber daya pertanian untuk bekerjasama dalam peningkatan produktifitas usaha di bidang pertanian untuk memproduksi lada. Oleh karena itu koperasi Mekar Sari ini termasuk ke dalam Koperasi penghasil atau Koperasi produksi.
Koperasi ini juga termasuk pada koperasi sekunder karena anggota-anggotanya adalah organisasi koperasi.


Permodalan Koperasi
Modal koperasi adalah sejumlah dana yang akan digunakan untuk melaksanakan usaha – usaha Koperasi.
Sumber modal menurut UU No.12 tahun 1967 dibagi menjadi 3 yaitu simpanan pokok, simpanan wajib dan simpanan sukarela.
Kelompok tani mekar sari adalah kelompok yang juga membentuk koperasi sebagai penunjang kemajuan kelompok, modal koperasi dihimpun dari Swadaya anggota yang disebut sebagai iuran wajib sebesar Rp. 50.000,- selama tiga bulan yang disebut sebagai saham atau sertifikat anggota.
Dana yang terkumpul digunakan untuk pemodalan dan pengembangan kelompok termasuk dipinjamkan kepada para anggota yang membutuhkan modal dengan sistem bagi hasil sesuai hasil musyawarah. Meskipun saldo koperasi tidak terlalu besar tapi kelompok sari Mekar Sari optimis koperasi ini akan berkembang dan menjadi faktor penunjang bagi kemajuan dan kesejahteraan anggota.

Evaluasi Keberhasilan Koperasi Dilihat dari Sisi Anggota
Salah satu hubungan penting yang harus dilakukan koperasi adalah dengan para anggotanya, yang kedudukannya sebagi pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.
Motivasi ekonomi anggota sebagi pemilik akan mempersoalkan dana (simpanan-simpanan) yang telah di serahkannya, apakah menguntungkan atau tidak. Sedangkan anggota sebagai pengguna akan mempersoalkan kontinuitas pengadaan kebutuhan barang-jasa, menguntungkan tidaknya pelayanan koperasi dibandingkan penjual /pembeli di luar koperasi.
 
Analisis Hubungan Efek Ekonomis dengan Keberhasilan Koperasi 
Dalam badan usaha koperasi, laba (profit) bukanlah satu-satunya yang di kejar oleh manajemen, melainkan juga aspek pelayanan(benefit oriented).Di tinjau dari konsep koperasi, fungsi laba bagi koperasi tergantung pada besar kecilnya partisipasi ataupun transaksi anggota dengan koperasinya.Semakin tinggi partisipasi anggota, maka idealnya semakin tinggi manfaat yang di terima oleh anggota.
Berdasarkan latar belakang didirikannya kelompok tani Mekar Sari ini dan dengan didorong oleh kesadaran dan keinginan yang kuat,sekaligus sebagai upaya membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, menekan angka pengangguran khususnya di wilayah Gerem Pawiki- Sukadana baru Lampung Timur. Buktinya saja jika dilihat dari pndidikan anggota kelompok ini rata-rata berpendidikan menengah pertama dan menengah atas. Meski begitu, kekurangan ini tidak menyulitkan kelompok untuk melakukan penelitian dan melakukan inovasi dalam berkebun lada. Meskipun masih sederhana dengan metode mencoba dan melakukan eksperimen berulang-ulang serta mencatat hasilnya dalam lembaran buku penelitian ini akhirnya mulai menunjukan hasil yang diharapkan. Kepedulian dari pemerintah dan pihak yang terkait sangat diharapkan demi sempurnanya penelitian ini.

 
sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar