Ekonomi
merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Kata ekonomi
berasal dari bahasa Yunani yaitu Oikos dan Nomos. Oikos berarti rumah tangga
atau keluarga sedangkan Nomos berarti aturan atau peraturan. Sehingga menurut
istilah bahwa ekonomi adalah manajemen atau peraturan rumah tangga. Pengertian
ekonomi adalah suatu bidang kajian ilmu sosial yang menjelaskan dan mempelajari
mengenai aktivitas manusia yang berhubungan langsung dengan konsumsi,
distribusi dan produksi pada barang dan jasa. Adam Smith (1776) menyatakan
bahwa ekonomi merupakan suatu penyelidikan yang berhubungan dengan keadaan dan
sebab adanya kekayaan negara.
Seiring
perkembangan zaman tentu kebutuhan terhadap manusia bertambah. Oleh karena itu
ekonomi secara terus-menerus mengalami pertumbuhan dan perubahan. Pertumbuhan
ekonomi merupakan proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara
berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu.
Sukirno (2000) menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi berarti perkembangan kegiatan
dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksikan dalam
masyarakat bertambah dan kemakmuran masyarakat meningkat. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2014 tercatat
sebesar 5,1 persen (angka sementara), lebih rendah dari target yang ditetapkan
dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014 sebesar 5,5 persen.
Pencapaian
kinerja ekonomi sepanjang tahun 2014 menjadi modal dasar bagi percepatan
pertumbuhan ekonomi domestik tahun 2015-2016 di tengah perkembangan prospek
perekonomian global yang beragam. Prospek ekonomi global dalam dua tahun ke
depan diprakirakan masih terus mengalami pemulihan meski tidak merata. Prakiraan
tersebut diwarnai dengan perekonomian negara maju yang semakin membaik, terutama
ditopang oleh AS, di tengah perekonomian negara berkembang yang masih cenderung
mengalami perlambatan, terutama di Tiongkok. Di tengah prakiraan ekonomi dunia
tersebut, prospek perekonomian Indonesia bergantung pada tingkat implementasi
kebijakan reformasi struktural, baik yang ditempuh oleh Bank Indonesia maupun
Pemerintah. Bank Indonesia memperkirakan prospek perekonomian Indonesia pada
tahun 2015 membaik dengan pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 5,4-5,8% dengan
laju inflasi yang terkendali menuju sasaran yang ditetapkan 4±1%, diikuti dengan kinerja
transaksi berjalan yang lebih sehat serta pertumbuhan kredit sebesar 15-17%. Bank
Indonesia akan tetap berupaya mendukung pencapaian perekonomian ke depan
tersebut dengan memelihara stabilitas ekonomi dan sistem keuangan melalui
penguatan bauran kebijakan yang menjadi bagian dari percepatan reformasi
struktural.
Kondisi
perekonomian Indonesia masih saja belum stabil setelah hampir 66 tahun
Indonesia merdeka. Untuk dapat memperbaiki kondisi perekonomian di Indonesia,
kita perlu mempelajari sejarah tentang perekonomian Indonesia dari masa
penjajahan, orde lama, orde baru hingga masa reformasi. Dengan mempelajari
sejarahnya, kita dapat mengetahui kebijakan-kebijakan ekonomi apa saja yang
sudah diambil pemerintah dan bagaimana dampaknya terhadap perekonomian
Indonesia serta dapat memberikan kontribusi untuk mengatasi permasalah ekonomi
yang ada. Selain itu pemerintah juga harus memiliki peran aktif dalam
memperbaiki dan mengawasi perekonomian Indonesia. Cara Pemerintah Mengatasi
Masalah ekonomi di Indonesia saat ini yaitu dengan cara menggunakan kebijakan
dalam ekonomi makro dan mikro yang sering dilakukan pemerintah seperti
kebijakan moneter dan fiskal.
Daftar Pustaka :
Anonim.2015. Laporan Perekonomian
Indonesia Tahun 2014.http://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan-tahunan/perekonomian/Pages/LPI_2014.aspx
Diakses pada 08 Januari 2016 13.56
Tidak ada komentar:
Posting Komentar